Top 5 Kuil Tertua di Indonesia

Masuknya Hindu dan Budha ke Indonesia membawa banyak dampak positif. Selain lenyapnya animisme dan dinamisme yang telah dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia kuno, sistem pengajaran kedua agama ini memberikan pedoman dalam kehidupan kerajaan dalam konteksnya.

Hindu dan Budha dibawa dari India yang berkembang sekitar 1500 SM. Ada banyak hipotesis tentang bagaimana umat Hindu dan Buddha dapat memasuki Indonesia. Salah satu yang paling kuat adalah hipotesis waisya.


Dalam istilah Sanskerta, waisya adalah kasta biasa yang terdiri dari pedagang dan pekerja kelas menengah. Orang-orang dengan kasta waisya ini kemungkinan besar akan menyebarkan kedua agama ini ketika mereka berdagang di wilayah Indonesia.

Akibatnya, banyak penggemar ini membangun banyak kuil di seluruh Indonesia yang akan kami sebutkan di bawah ini menurut https://www.bolatunai.com :

1. Pagoda Sanggar Agung


Ada kuil yang unik dan menarik di luar imajinasi Anda di kota besar seperti Surabaya. Candi ini terletak di dalam kompleks kawasan Pantai Kenjeran Surabaya. Dibuka pada tahun 1999, kuil unik di Indonesia ini dibangun sebagai tempat pemujaan bagi orang-orang Tridharma yang juga termasuk umat Buddha.

Ciri khas yang dapat Anda lihat dari kuil ini adalah patung Dewi Kwan Im setinggi 20 meter yang dibangun di tepi pantai. Pagoda ini dibuat sebagai persembahan untuk Nan Hai Guan Shi Yin Pu Sa atau Bodhisatwa Kwan Im Laut Selatan. Patung Dewi Kwan I mini dibangun setelah seorang karyawan di Sanggar Agung melihat seorang wanita berjubah putih berjalan di atas air sesaat sebelum dia menutup kuil di malam hari.

Selain patung Dewi Kwan Im, di kuil ini, ada juga patung raksasa Phra Phrom yang berlapis emas.

2. Pagoda Sam Poo Kong


Pagoda Sam Poo Kong adalah tempat persinggahan mantan Laksamana Zheng He atau yang biasa dikenal dengan Laksamana Cheng Ho. Lokasi ini juga dikenal sebagai Pagoda Rumah Batu karena pernah ada gua batu besar yang terletak di bukit batu. Hampir semua bangunan di lokasi ini berwarna merah. Lebih baik lagi jika Anda mengunjungi tempat ini selama Tahun Baru Imlek maka ada perayaan yang diisi dengan prosesi, bazaar, dan juga Barongsai yang akan memeriahkan tempat ini.

Saat ini, lokasi ini digunakan sebagai tempat zikir dan tempat ibadah oleh para peziarah. Bagi peziarah, ada bangunan utama gua batu di mana ada altar dan patung Sam Poo Tay Djien untuk menyembah Laksamana Cheng Ho. Meskipun Laksamana Cheng Ho adalah seorang Muslim, banyak penganut Konfusius menyembahnya karena menurut ajaran agama mereka roh mati masih dapat memberikan bantuan.

3. Kuil Brahmavihara Arama


Candi ini adalah satu-satunya candi Budha di antara banyak candi Hindu di daerah Buleleng. Adalah biksu Girirakhito Mahatera yang mendirikan kuil ini sekaligus menjadi biksu pertama di kuil ini. Bangunan candi ini berdiri di daerah perbukitan dan menghadap ke laut.

Terletak di Desa Banjar Tegeha, 18 kilometer dari Singaraja, Pemandangan Laut Bali Utara akan sangat terlihat di area candi ini.

Lalu, bagi Anda yang ingin mendapatkan suasana sejuk dan tenang, candi ini sepertinya cocok untuk Anda. Karena lokasi candi yang berdiri di atas bukit membuat suasana lebih tenang dan aman. Tidak jarang banyak yang mengunjungi tempat ini mencoba belajar meditasi.

Di sisi lain, siapa pun dari agama apa pun boleh bermeditasi di sini dan yang unik di lokasi candi ini adalah ada bel besar yang ditempatkan di sana yang berasal dari sumbangan dari negara Thailand. Selain itu, ada juga banyak panel yang menceritakan perjalanan Buddha dan replika candi Borobudur.

4. Kuil Shri Mariamman


Di Medan, ada candi Hindu yang dibangun bernama Kuil Shri Mariamman. Kuil ini dibangun pada tahun 1881 untuk menyembah Dewi Mariamman. Terletak di daerah di Medan yang dikenal sebagai Kampung Keling, candi ini direnovasi dua kali pada tahun 1950 dan 1989.

Dari luar, candi unik di Indonesia ini didekorasi dengan gopuram, semacam Menara bertingkat yang biasa ditemukan di gerbang kuil Hindu dari India Selatan.

Kemungkinan besar gopuram adalah awal dari nama gerbang yang sering menjadi gerbang di banyak daerah di Jawa. Kuil ini akan sangat ramai oleh banyak umat Hindu ketika mereka mengadakan festival Deepawali dan Thaipusam.

5. Tanah Lot

Pura Tanah adalah dua candi yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas batu besar dan yang lainnya terletak di tebing yang mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot adalah bagian dari candi Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot adalah kuil laut tempat mereka menyembah para dewa penjaga laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam.

Pura ini juga merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. Pura Tanah Lot telah menjadi bagian dari mitologi selama berabad-abad. Pura Tanah Lot juga menjadi salah satu dari tujuh candi atau tempat suci yang membentuk rantai di sepanjang pantai barat Bali.

Komentar